Riwayat stok

Tiap perubahan pada stok sebuah bahan jadi satu baris di riwayatnya. Riwayat inilah alasan angka stok tidak pernah sekadar tebakan: tiap satuan bisa dilacak dari kiriman yang memasukkannya sampai penjualan yang memakainya.

Riwayat pergerakan stok sebuah bahan

Siapa yang bisa baca

Pemilik dan manajer.

Letaknya

"Stok" > tab "Bahan". Di baris sebuah bahan, tap "Riwayat". Dialog "Riwayat ..." memuat pergerakannya dari yang terbaru, dengan "Waktu", "Jenis", "Jumlah", "Harga satuan", "Stok akhir", dan "Keterangan".

Empat jenis pergerakan

Tiap baris punya "Jenis", salah satu dari empat:

"Stok akhir" adalah stok berjalan tepat setelah tiap baris, jadi saldo di titik mana pun bisa dibaca. Riwayat menampilkan pergerakan terbaru; catatan kaki menyebut berapa dari total yang ditampilkan (misalnya "100 pergerakan terakhir dari 342"). Tutup dengan "Tutup".

HPP dan laba kotor

Karena tiap baris SALE membawa biaya, laporan bisa menjumlahkannya jadi HPP dan menguranginya dari pendapatan untuk laba kotor. Angka ini terlihat di Ringkasan outlet sebagai "HPP", "Laba kotor", dan "Margin kotor", serta per produk di ekspor akuntan. Biaya baru muncul begitu produk punya resep.

Bahan menipis di Ringkasan

Bahan yang stoknya pas atau di bawah "Stok minimum" ditandai menipis ("Menipis"). Ringkasan menampilkan hitungannya, "... bahan menipis." dengan tautan "Lihat stok", jadi bisa memesan ulang sebelum kehabisan. Biarkan minimum sebuah bahan di 0 dan ia tidak pernah dihitung menipis.

Batasan

Terkait